Kamis, 29 Desember 2011

ONLY IN INDONESIA 
THERE ARE SO MANY KIND OF RICES
VERY DELICIOUS 
YUMMYYY....

Nasi Goreng adalah salah satu jenis makanan yang sudah sangat terkenal dan sangat awan di lidah orang Indonesia ini adalah salah satu jenis makanan favorit bagi lidah kita... 

Nasi Uduk, Nasi yang satu ini cukup terkenal dan mudah ditemui. Rasanya yang gurih membuat banyak orang menyukainya. Untuk membuat nasi uduk, beras dicampur dengan santan yang ditambahkan rempah-rempah seperti jahe, daun salam, daun serai dan biji pala. Taburan bawang merah goreng biasa ditaburi diatas nasi uduk sebelum disantap. Akan terasa lebih nikmat jika disantap bersama ayam goreng, empal, tahu tempe goreng, udang goreng dan lalapan mentimun dan daun kemangi.

Nasi Kuning sesuai dengan namanya tentunya yang satu ini berwarna kuning karena menggunakan kunyit sebagai pewarna. Mirip dengan nasi uduk. Biasa dijadikan tumpeng untuk perayaan. Pelengkapnya perkedel, telur, tempe kering, sambal goreng ati dan emping. Lalapan terdiri dari mentimun dan daun kemangi.

Nasi Campur Bali cukup terkenal karena pulau Bali adalah salah satu destinasi wisata yang mendunia. Nasi ini disajikan dengan sate lilit, urap, ayam, telur, dll.

Nasi Tim Ayam dibuat melalui proses "steam" atau dikukus sesuai dengan namanya, disajikan dengan kuah kaldu ayam.

Nasi Liwet, Tak asing rasanya mendengar nama nasi yang satu ini. Liwet merupakan salah satu teknik memasak nasi, yaitu dengan cara nasi dimasukkan dalam air mendidih. Dalam membuat nasi liwet, beras dimasukkan dalam air yang sudah dicampur dengan kaldu atau santan. Nasi liwet biasa disajikan bersama sambal goreng, opor ayam dan telur.

Nasi Langi : Kota Cirebon pun mempunyai olahan khas nasi yang namanya nasi langi. Campuran lauk seperti sambal goreng ati, tempe goreng kering, telur dadar yang diiris-iris dan ayam opor yang disuwir-suwir. Nasi ini terasa lezat karena ditaburi dengan serundeng.

Nasi Ulam berasal dari kota Jakarta atau Betawi. Nasi ini biasa disajikan dengan bihun goreng, telur dadar, dan semur kentang.

Senin, 19 Desember 2011

Arogansi Para Pemimpin dan Penguasa di Indonesia

Umbar Tembakkan dan Todong Pistol ke Sekuriti, Mantan Kapolda Metro Dilaporkan ke Polisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol (Purn) MSY dilaporkan ke polisi oleh sekuriti perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara, Sugeng Joko Sabiran. MSY dinilai bertindak arogan dengan mengancam dan mengumbar tembakan dihadapan petugas keamanan dan sejumlah warga perumahan setempat.
"Dasar laporan kami adalah perbuatan tidak menyenangkan," ungkap Sugeng Joko Sabiran saat dikonfirmasi via telepon, Senin (19/12).
Menurut pria yang akrab disapa Rony ini, laporan ke Polda Metro Jaya sudah masuk sejak Senin (8/12) lalu. Dalam laporan resmi bernomor TBL/2753/VIII/2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um tanggal 8 Agustus 2011, MSY dilaporkan atas tuduhan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan UU Darurat No 12 Tahun 1951.
Namun hingga saat ini laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Niat untuk melaporkan MSY merupakan akumulasi kecemasan dan kekhawatiran warganya. Karena ulah mantan Kapolda yang semena- mena ini.
Ia juga menuturkan, insiden yang memicu keinginan warga untuk melaporkan MSY bermula saat Rabu (3/8) lalu. Saat iitu mantan pejabat Polri ini kedatangan tamu.
Sekitar pukul 16.15 WIB beberapa tamu tersebut ingin bermain tenis meja di lapangan perumahan Taman Resort Mediterania. Karena alasan tertentu penjaga pos keamanan kompleks, Kasman dan Ponijan lalu mencegah mereka.
Namun tamu tersebut menghubungi MSY dan segera pos jaga keamanan. "Dengan emosi MSY marah-marah, dia mengeluarkan pistol dan berkata 'saya tembak kamu' kepada kedua petugas keamanan perumahan," jelas Rony.
Setelah itu, lanjutnya, MSY lalu menuju gedung olahraga perumahan setempat. Sebelum masuk ke gedung tersebut, MSY pergi ke lapangan yang terletak di samping gedung tersebut.
Dengan masih terlihat emosi ia membuang tembakan sebanyak empat kali. Sejumlah warga sempat melihat aksi MSY ini.
Sebagai barang keamanan setempat mengamankan tiga butir selongsong peluru kaliber 7,65 mm dari lapangan tersebut. "MSY pun segera mengajak tamunya untuk tetap bermain tenis meja," lanjutnya.
Belakangan, masih jelas Rony, arogansi MSY masih berlanjut. Sekitar pukul 20.45 WIB, MSY mendatangi kantor keamanan perumahan. Kepada petugas yang ada, Saali. Sekali lagi MSY menanyakan siapa yang melarang tamunya masuk gedung olahraga.
Saat itu Rony mencoba menengahi dan mengajak MSY berjabat tangan, tetapi ditolaknya. "Ia justru mengancam kami sambil menodongkan pistol dan mengeluarkan kata-kata kasar," tuturnya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab yang dikonfirmasi hanya menyampaikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti polisi. "Kalau duduk perkara kasus tersebut, silahkan langsung tanyakan sama penyidiknya," tegas Kapolda.

Selasa, 08 November 2011

Batik Milik Indonesia !!!

Badan PBB bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan mengakui batik sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda asal Indonesia.
Presiden SBY menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik.


Ketika PBB secara resmi mengakui batik milik Indonesia, bukan berarti masyarakat Indonesia bangga dan terlena begitu saja. Pengakuan yang sangat signifikan itu lahir dengan berbagai bukti dari kerja keras para pengrajin batik.

Apabila seni batik di tanah air pudar akibat masyarakat tidak ikut serta mengindahkan keluhurannya, tidak melestarikannya – maka muncul pertanyaan: akankah pengakuan itu berganti? atau berpindah tangan kepada negara lain yang lebih serius dan bersemangat memperhatikan dan melestarikan batik.
Melestarikan batik “Jangan sampai kita berteriak lantang memaki-maki negara manapun yang mengklaim batik tapi tidak ikut melestarikannya atau bahkan merasa gengsi untuk memakai batik.”
Mari melakukan sesuatu alias turun tangan bertindak bukan berkomentar. Bertindak dan bertindak, bukan bertindak lewat bibir alias lebih suka mengomentari pekerjaan atau hasil karya orang lain.

Kamis, 03 November 2011

'Prestasi' Baru Indonesia

Negara dengan Tindak Suap Terbanyak di Dunia


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Praktik suap di Indonesia sepertinya sudah semakin memprihatinkan. Dalam Bribe Payer Index (BPI) atau indeks pembayaran suap pada 2011 yang dilakukan Transparency International, Indonesia menempati empat negara yang melakukan tindak suap terbanyak di dunia.
"Indonesia pada 2011 memiliki BPI sebesar 7,1 (dari rata-rata 7,8). Indeks ini menempatkan Indonesia pada peringkat 25 dari 28 negara," kata Frenky Simanjuntak, Kepala Departement Economic Government Transparency International Indonesia (TII) dalam jumpa pers di kantor TII, Kamis (3/11).
Frenky menjelaskan indeks dengan nilai kecil menunjukkan negara tersebut selalu melakukan suap dan sebaliknya nilai tinggi menunjukkan negara dengan tidak pernah melakukan suap. Pada BPI 2011 ini, Indonesia memiliki indeks sebesar 7,1. Posisi ini masih lebih baik dari Meksiko dengan nilai 7,0, lalu Cina dengan 6,5 dan Rusia menempati posisi paling bawah dengan indeks 6,1.
Survei ini dilakukan terhadap 3.016 responden yang berasal dari kelompok bisnis yang tersebar di 30 negara di seluruh dunia. Responden akan ditanyakan bagaimana frekuensi atau kecenderungan dalam melakukan praktik suap di 28 negara yang dilakukan survei.
Hasil survei tersebut, lanjutnya, mengindikasikan praktik suap di Indonesia relatif berpotensi biaya yang tinggi akibat seringnya pengusaha melakukan suap. Hal ini diperparah dengan lemahnya UU tindak pidana korupsi di Indonesia.

Rabu, 28 September 2011

DALAM SEPEKAN EMPAT KAPAL MENGALAMI KECELAKAAN


1 Minggu 4 Kapal Terbakar dan Tenggelam


Dalam satu pekan terakhir, sebanyak empat kapal mengalami kecelakaan. Sebanyak 38 nyawa melayang dan ratusan orang mengalami luka-luka.


Kecelakaan pertama terjadi pada 21 September 2011. Sebuah kapal tenggelam di Jungut Batu, Klungkung, Bali. Sebanyak 11 penumpang meninggal dunia. Selain itu 13 penumpang hilang dan 11 orang selamat. Saat ini pencarian sudah dihentikan.


Tiga hari berselang, atau pada 24 September 2011, kecelakaan kapal terjadi di Sumenep, Jawa Timur. Saat itu Kapal Dewi Putri Tunggal tenggelam sekitar pukul 14.00.

Kecelakaan ini terjadi akibat kelebihan muatan yang disertai dengan cuaca buruk. Korban 13 orang meninggal dan 25 orang luka ringan dirawat di Puskesmas Pembantu Guagua.

Kemudian pada Senin 26 September 2011, sekitar pukul 07.00 WIB, KM Maruna Nusantara terbakar di Sungai Barito, Banjarmasin. Kapal terbakar karena menabrak tongkang yang sedang mengangkut batubara. Sebanyak enam penumpang meninggal dunia. Sementara 73 orang luka-luka dan 443 orang berhasil dievakuasi.

Kecelakaan terakhir terjadi pada Rabu 28 September 2011 sekitar pukul 09.09. KM Kirana terbakar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sebanyak 8 orang meninggal, sedangkan 19 orang luka berat dan dirawat di ICU Rumah Sakit PHC Pelabuhan Tanjung Perak. 39 orang luka ringan dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Korban meninggal dan luka karena terinjak-injak panik. Penyebab kebakaran kapal disebabkan dari 1 truk pengangkut bawang merah kering yang berada di atas lampu kapal yang berdaya tinggi dan menghasilkan panas yang mengakibatkan arus pendek.


"Pada keempat kecelakaan kapal tersebut BPBD di masing-masing daerah berkoordinasi dengan Tim SAR, Kementerian Perhubungan, dinas terkait dan Polri untuk melakukan upaya penanganan," kata Kepala Pusat Data Informasi dah Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya kepada VIVAnews.com, Rabu 28 September 2011. (eh)
• VIVAnews


KECELAKAAN KAPAL DALASEPEKAN

PEMBANTAIAN TERHADAP ORANGUTAN



Kementerian Kehutanan, polisi dan Pemda membiarkan pembunuhan terhadap orangutan


ORANGUTAN DIBANTAI

Hanya di Indonesia


Ya.. Blog ini akan membahas segala hal yang berkaitan dengan Negara kita tercinta Indonesia....
Dimana banyak sekali kejadian-kejadian dan hal-hal unik yang hanya ada di Negri kita ini...

Jadi,,Mari kita berbagi cerita, foto, dan video mengenai apa saja yang ada di Indonesia tetapi di negara lain tidak ada...